Tarakan- sekitar 150 pelajar dan mahasiswa kemarin mengikuti penyuluhan kadar wisata yang diprakarsai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tarakan. Kegiatan yang berlangsung di gedung Gitajalatama itu dibuka oleh Wawali H Thamrin AD SH, dan menghadirkan nara sumber dari sejumlah instansi terkait.
Kepala Disbudpar tarakan, Ery Sugiarto S,Sos MAP mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar maupun mahasiswa dalam hal wisata, karena selama ini masyarakat hanya tahu bahwa pendapatan di bidang kepariwisataan hanya melalui retribusi obyek wisata saja.
”Tidak hanya retribusi obyek wisata, PAD dari kepariwisataan juga diperoleh melalui tempat hiburan, hotel, dan restoran. Dan yang terpenting adalah pemahaman tentang Sapta Pesona yang menjadi slogan disbudpar yakni aman, bersih, indah, sejuk, ramah, tertib dan kenangan.”terangnya.
Ia menandaskan, sektor pariwisata ini merupakan lubung pendapatan masa depan. Keberadaan wisata di daerah juga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.”Makanya kami ajak generasi muda untuk menyadari sektor pariwisata sejak dini dan wisata yang ada juga perlu ditingkatkan, seperti wisata pantai Amal, agrowisata dan sejarah.”jelasnya Ery.
Komentar terhadap berita di atas adalah:
Menurut saya berita diatas baik sekali karena telah melibatkan pelajar dan mahasiswa. Akan tetapi alangkah lebih baik jika penyuluhan itu dilaksanakan tidak di tempat seperti itu dan dengan waktu yang singkat! kita kan memiliki ruang serba guna Wali kota yang dapat dipergunakan atau ruang serba guna Disbudpar sendiri. Jika memang tempat tersebut tidak mampu menampung dengan jumlah yang banyak. Lebih baik mengundang peserta penyuluhan dengan jumlah yang sedang saja. Dan hasil yang akan diperoleh juga lebih maksimal. Namun mengapa semua itu tidak dimanfaatkan saja? Kan kalau di Gita jalamatama perlu biaya lagi yang keluar. Tapi maklum saja Pemerintahkan memang begitu. Yah……..sukanya mengeluarkan dana yang tidak sepantasnya untuk keluar dipergunakan saja. Namun stu sisi lain yang saya senang karena penyuluhan ini dilaksanakan juga. Dan saya berharap pula dengan penyuluhan ini dapat berkesinambungan (berkelanjutan) lagi guna menyukseskan pemahaman pelajar dan mahasiswa terhadap perkembangan pariwisata yang ada di kota Tarakan pada saat ini. Yang mana kita ketahui bahwa bagian sektor pariwisata nantinya sebagai aset bagi kota yang kita cintai ini. Kalau bukan kita kan siapa lagi ? yang akan merubah semua itu. Sesuai dengan slogan kita kota Tarakan adalah kota BAIS yang berarti bersih, aman, indah dan sejahtera. Maka dari itu marilah kita berupaya semaksimal mungkin menwujudkan objek wisata yang good. Dan saya berharap pula bagi peserta yang mengikuti penyuluhan tersebut dapat membagi ilmu yang telah didapatknya keoada orang-orang yang ada disekitarnya. Karena dari 1 orang berita itu diberitahukan pasti nantinya akan penyebar ke lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar