Minggu, 18 Januari 2009

Perkembangan Teknologi Digital

Pada akhir-akhir ini, berbagai perkembangan yang terjadi memang cukup menakjubkan, khususnya dalam bidang teknologi terutama dalam hal informasi dan komunikasi. Teknologi informasi yang tadinya dikenal dengan teknologi komputer, beserta perangkat elektronika lainnya, menjelma menjadi satu dalam perpaduan kemampuan.

Semula dengan ditemukannya berbagai perangkat sederhana, mulai dari telepon, yang berbasis analog, maju dan berkembang terus hingga muncul berbagai perangkat elektronika lainnya. Hingga akhirnya teknologi ini terintegrasi satu dengan lainnya.

Di sisi lain, akibat perkembangan dari kemampuan teknologi, terjadi juga perubahan yang cukup dramatis di sisi perjalanan dan operasi bisnis, yang menghasilkan pelayanan-pelayanan baru, termasuk dalam hal pemanfaatan jaringan dunia tanpa batas.

Telepon, yang pada awal ditemukan pada tahun 1876, diniatkan sebagai media untuk mengirimkan suara, dan salah satu penerapan konsep analog, juga memberikan konstribusi yang tidak sedikit terhadap perkembangan teknologi. Sampai dengan sekitar tahun 1960-an, penerapan analog ini masih tetap bertahan, hingga setelah itu, mulai mengarah kepada teknologi digital.

Kemudian, teknologi digital yang mulai merambah ke berbagai rancangan teknologi yang diterapkan dan digunakan oleh manusia. Facsimile, adalah salah satu batu loncatan dari pemanfaatan jaringan telekomunikasi, yang mampu memberikan konstribusi dan pemikiran, bahwa datapun mampu untuk dilewatkan melalui media telepon tersebut.

Begitu juga dengan perkembangan komputer. Komputer pertama yang diperkenalkan adalah ENIAC II, diinstalasi dan digunakan pada tahun 1946, setelah perang dunia kedua. Komputer ini merupakan sebuah rangkaian elektronika lampu tabung seberat 20 ton. Perkembangannya juga cukup menakjubkan, baik dalam ukuran dan kemampuan kerjanya.

Kini, ukuran komputerpun, hanya dalam ukuran segenggam tangan. Dengan ukuran sedemikian, berbagai proses mampu diolahnya, tidak hanya untuk melakukan proses yang berhubungan dengan pengolahan perhitungan dan database, tetapi juga mampu dalam hal berkomunikasi dengan pengguna lainnya yang menggunakan perangkat yang tadinya masih merupakan pemisahan dari segi fungsi.

Protocol, merupakan salah satu yang memegang peranan kunci disini, sehingga berbagai perangkat dapat berinteraksi satu dengan lainnya. Dengan adanya protocol ini, satu mesin dengan mesin lainnya dapat untuk saling berkomunikasi. Protocol merupakan suatu metoda yang mengakibatkan suatu alat dengan alat lainnya dapat saling berkomununikasi sehingga terjadilah percakapan sehingga akhirnya berjabat tangan (handshaking), dan dapat diibaratkan kesepakatan bahasa antar dua alat, yang mengakibatkan satu sama lainnya mengerti apa yang diperintahkan dan apa yang sedang diolah.

Suatu perangkat yang dihasilkan dari pabrik yang berbeda, sesuatu yang mungkin untuk ikut berperanan dalam menyemarakkan bidang teknologi informasi dan telekomunikasi ini, sebab dengan protocol yang sama, alat itupun bisa menggabungkan diri menjadi bagian dari berbagai perangkat yang ada. Begitu juga dengan bandwith, sebagai jalur data, compression, codes, dan bits, menjadi tulang punggung yang mendasar, terutama untuk perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi ini.

Dua bulan berselang setelah Neil Amstrong melangkah di bulan, terjadi suatu langkah yang besar di UCLA, sewaktu komputer pertama dikoneksikan ke ARPANET. ARPANET mengkoneksikan empat site, diantaranya UCLA, Stanford Research Institute (SRI), UC Santa Barbara, dan University of Utah. Pada tahun 1977, terdapat lebih seratus mainframe dan komputer mini yang terkoneksi ke ARPANET yang sebagian besar masih berada di Universitas.

Dengan adanya fasilitas ini, memungkinkan dosen-dosen dan mahasiswa dapat saling berbagi informasi satu dengan lainnya tanpa perlu meninggalkan komputer mereka. Saat ini, terdapat lebih dari 4.000.000 host internet di seluruh dunia. Sejak tahun 1988, Internet tumbuh secara eksponensial, yang ukurannya kira-kira berlipat-ganda setiap tahunnya. Istilah Internet pada mulanya diciptakan oleh para pengembangnya karena mereka memerlukan kata yang dapat menggambarkan jaringan dari jaringan-jaringan yang saling terkoneksi yang tengah mereka buat waktu itu. Internet merupakan kumpulan orang dan komputer di dunia yang seluruhnya terhubung oleh bermil-mil kabel dan saluran telepon, masing-masing pihak juga dapat berkomunikasi karena menggunakan bahasa yang umum dipakai.

Jadi apakah yang dimaksud dengan Internet ? Pertama, Internet adalah kumpulan yang luas dari jaringan komputer besar dan kecil yang saling bersambungan menggunakan jaringan komunikasi yang ada di seluruh dunia. Kedua, Internet adalah seluruh manusia yang secara aktif berpartisipasi sehingga membuat Internet menjadi sumber daya informasi yang sangat berharga. Apakah yang mebuat hal tersebut bisa bekerja? Semua adalah karena permainan listrik dan gelombang yang akhirnya diolah sedemikian rupa. Semua berasal dari analog maupun digital.

Sumber: http://artikel.total.or.id/artikel.php?id=1186&judul=Perkembangan

Generasi Muda Harus Paham Tujuan Pariwisata

Tarakan- sekitar 150 pelajar dan mahasiswa kemarin mengikuti penyuluhan kadar wisata yang diprakarsai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tarakan. Kegiatan yang berlangsung di gedung Gitajalatama itu dibuka oleh Wawali H Thamrin AD SH, dan menghadirkan nara sumber dari sejumlah instansi terkait.
Kepala Disbudpar tarakan, Ery Sugiarto S,Sos MAP mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar maupun mahasiswa dalam hal wisata, karena selama ini masyarakat hanya tahu bahwa pendapatan di bidang kepariwisataan hanya melalui retribusi obyek wisata saja.
”Tidak hanya retribusi obyek wisata, PAD dari kepariwisataan juga diperoleh melalui tempat hiburan, hotel, dan restoran. Dan yang terpenting adalah pemahaman tentang Sapta Pesona yang menjadi slogan disbudpar yakni aman, bersih, indah, sejuk, ramah, tertib dan kenangan.”terangnya.
Ia menandaskan, sektor pariwisata ini merupakan lubung pendapatan masa depan. Keberadaan wisata di daerah juga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.”Makanya kami ajak generasi muda untuk menyadari sektor pariwisata sejak dini dan wisata yang ada juga perlu ditingkatkan, seperti wisata pantai Amal, agrowisata dan sejarah.”jelasnya Ery.

Komentar terhadap berita di atas adalah:
Menurut saya berita diatas baik sekali karena telah melibatkan pelajar dan mahasiswa. Akan tetapi alangkah lebih baik jika penyuluhan itu dilaksanakan tidak di tempat seperti itu dan dengan waktu yang singkat! kita kan memiliki ruang serba guna Wali kota yang dapat dipergunakan atau ruang serba guna Disbudpar sendiri. Jika memang tempat tersebut tidak mampu menampung dengan jumlah yang banyak. Lebih baik mengundang peserta penyuluhan dengan jumlah yang sedang saja. Dan hasil yang akan diperoleh juga lebih maksimal. Namun mengapa semua itu tidak dimanfaatkan saja? Kan kalau di Gita jalamatama perlu biaya lagi yang keluar. Tapi maklum saja Pemerintahkan memang begitu. Yah……..sukanya mengeluarkan dana yang tidak sepantasnya untuk keluar dipergunakan saja. Namun stu sisi lain yang saya senang karena penyuluhan ini dilaksanakan juga. Dan saya berharap pula dengan penyuluhan ini dapat berkesinambungan (berkelanjutan) lagi guna menyukseskan pemahaman pelajar dan mahasiswa terhadap perkembangan pariwisata yang ada di kota Tarakan pada saat ini. Yang mana kita ketahui bahwa bagian sektor pariwisata nantinya sebagai aset bagi kota yang kita cintai ini. Kalau bukan kita kan siapa lagi ? yang akan merubah semua itu. Sesuai dengan slogan kita kota Tarakan adalah kota BAIS yang berarti bersih, aman, indah dan sejahtera. Maka dari itu marilah kita berupaya semaksimal mungkin menwujudkan objek wisata yang good. Dan saya berharap pula bagi peserta yang mengikuti penyuluhan tersebut dapat membagi ilmu yang telah didapatknya keoada orang-orang yang ada disekitarnya. Karena dari 1 orang berita itu diberitahukan pasti nantinya akan penyebar ke lainnya.

http://massofa.wordpress.com/berita-pendidikan/

Rakyat Bali Bersikeras Tolak UU Pornografi

Denpasar (ANTARA News) - Setelah cukup gencar dilakukan awal-awal tahun 2006, Komponen Rakyat Bali (KRB) kembali menggelar pertemuan khusus membahas langkah lanjutan bagi penolakan diberlakukannya Undang Undang (UU) Pornografi.

Pertemuan yang dipimpin Koordinator KKB Drs IG Ngurah Hartha di ruang Danes Art Veranda Denpasar, Sabtu, tampak dihadiri unsur budayawan, seniman, ahli hukum dan sosial, politisi, tokoh anak dan perempuan serta pentolan LSM lainnya.

Pertemuan yang diawali dengan acara diskusi tersebut, pada akhirnya menelurkan sebuah deklarasi KRB yang pada pokoknya menolak tegas UU Pornografi diberlakukan di negeri ini.

Deklarasi yang dibacakan Ngurah Hartha antara lain menyatakan bahwa KRB sejak tahun 2006 hingga kini masih tegas dengan pendirian semula, yakni menolak UU yang diskriminatif tersebut.

Selain diskriminatif, UU Pornografi yang kini dijadwalkan akan kembali mendapat pembahasan di legislatif, sangat tidak berpihak pada sejumlah karya seni budaya yang tumbuh dan berkembang di daerah-daerah, kata Ngurah Hartha.

Mengingat itu, KRB akan terus melakukan upaya keras menolak UU tersebut, baik berupa perlunya dibentuk tim kecil maupun melalui jalur hukum, yakni diajukannya "judicial review" atas Rancangan UU yang kini masih di tangan dewan.

"Kita akan ajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi dalam waktu yang tidak lama lagi," katanya.

Sementara pembentukan tim kecil, lanjut Ngurah Hartha, dimaksudkan untuk mengambil langkah-langkah diplomasi ke tingkat pusat, termasuk dengan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Selain itu, KRB juga akan kembali mengelar sejumlah aksi unjuk rasa sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penolakan atas UU tersebut.

"Kita pernah menggelar aksi unjuk rasa yang begitu gencar pada tahun 2006, dan kini akan kembali kita lakukan di sejumlah daerah Pilau Dewata," katanya.

Namun demikian, semua itu akan digelar dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum serta dalam kerangka negara kesatuan RI, ujar Ngurah Hartha.(*)
Sumber: Antara.co.id

ShoutMix chat widget